Tupoksi Dinkes Metro

administrator | Selasa, 28 April 2015 - 13:42:31 WIB | dibaca: 2328 pembaca

1.       TUGAS POKOK DAN FUNGSI DINAS KESEHATAN KOTA METRO

 Dinas Kesehatan mempunyai tugas melaksanakan sebagian urusan pemerintahan daerah  berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan di bidang kesehatan;

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Dinas Kesehatan menyelenggarakan fungsi :

  1. Perumusan kebijakan kesehatan teknis di bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan Keluarga dan Gizi;
  2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan Keluarga dan Gizi;
  3. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Pelayanan Kesehatan, Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat, Kesehatan Keluarga dan Gizi;
  4. Penyelenggaraan Kesekretariatan Dinas;
  5. Penyelenggaraan pembinaan, pengawasan, pengelolaan Unit Pelaksana Teknis  (UPT) dinas;
  6. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Walikota sesuai dengan tugas dan fungsinya.

 

  1. 2.      SEKRETARIAT

Sekretariat mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan informasi kesehatan, keuangan, umum dan kepegawaian, serta koordinasi dan pelaksanaan tugas-tugas dan bidang.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Sekretariat menyelenggarakan fungsi;

  1. Pengumpulan bahan penyusunan pedoman dan petunjuk teknis mengenai pembinaan dibidang perencanaan dan informasi kesehatan, keuangan, umum dan kepegawaian.
  2. Penginventarisasian permasalahan yang berhubungan dengan penyelenggaraan pembinaan dibidang perencanaan dan informasi kesehatan, keuangan, umum dan kepegawaian.
  3. Pengumpulan bahan dan penganalisaan data serta memberikan pertimbangan dalam rangka pembinaan dibidang perencanaan dan informasi kesehatan keuangan, umum dan kepegawaian.
  4. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan atasan.

 

2.1  SUB BAGIAN PERENCANAAN DAN INFORMASI KESEHATAN 

 

Sub Bagian Perencanaan dan Informasi Kesehatan mempunyai tugas pokok, mengkoordinasikan penyusunan perencanaan program, pengumpulan, pengolahan data dan evaluasi laboran kegiatan rutin dan pembangunan serta pengembangan sistem informasi kesehatan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Menyiapkan bahan perumusan kebijakan bidang kesehatan yang merupakan perpaduan kebijaksanaan Departemen Kesehatan,  Pemerintah Propinsi serta Pemerintah Kota Metro;
  2. Mengkoordinasikan dan menyiapkan bahan penyusunan Sistem Kesehatan Kota Metro dan rencana strategis bidang kesehatan;
  3. Merkoordinasikan  perencanaan dan penyusunan anggaran program kesehatan dengan bidang-bidang dan unit pelaksana teknis dinas kesehatan lainnya;

 

  1. Mengembangkan Sistem Informasi Kesehatan dan melaksanakan kegiatan pengumpulan, pengolahan dan analisis data, serta penyajian informasi kesehatan;
  2. Mengkoordinasikan, menyiapkan, dan melaksanakan penelitian dan pengembangan kesehatan;
  3.    Mengkoordinasikan monitoring, evaluasi serta pelaporan atas pelaksanaan program kesehatan dalam bentuk supervisi/bimtek terpadu, penyusunan profil, DHA, dan laporan akuntabilitas kinerja/LAKIP;
  4. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

2.2   SUB BAGIAN KEUANGAN

Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas pokok melaksanakan pengelolaan administrasi keuangan dan perbendaharaan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut.

  1. Menyiapkan bahan penyusunan rencana penerimaan dan anggaran belanja Dinas Kesehatan baik rutin maupun anggaran pembangunan;
  2. Melaksanakan  pembinaan, pengendalian dan bimbingan administrasi keuangan dan perbendaharaan;
  3. Melaksanakan  verifikasi pertanggung jawaban keuangan dan bimbingan penyelesaian tindak lanjut hasil pemeriksaan;
  4. Melaksanakan rekonsiliasi sistem akutansi ( SAI );
  5. Mengumpulkan data dan analisis rencana anggaran pembiayaan kegiatan dari masing-masing satuan kerja lingkup Dinas Kesehatan;
  6. Menyusun rencana anggaran belanja dan perubahan anggaran belanja dinas, baik bersumber dari APBD maupun APBN;
  7.    Melaksanakan kegiatan perbendaharaan dalam rangka pembiayaan kegiatan dinas sesuai dengan anggaran yang telah disiapkan;
  8. Melaksanakan pembayaran gaji pegawai sesuai ketentuan yang berlaku;
  9. Melaksanakan pembukuan penerimaan dan pengeluaran keuangan;
  10. Melaksanakan administrasi pemungutan, pelaporan dan penyetoran pajak-pajak retribusi;

 

  1. Menyelenggarakan penataan, dokumentasi keuangan dan penyusunan laporan realisasi anggaran;
  2.   Menyusun laporan pertanggung jawaban pengelolaan keuangan sesuai dengan ketentuan yang berlaku;
  3. Melaksanakan proses usulan pengangkatan atau pemberhentian Kuasa Pengguna Anggaran/pemegang kas di lingkup Dinas Kesehatan;
  4. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

2.3   SUB BAGIAN UMUM DAN KEPEGAWAIAN

Sub Bagian Umum dan Kepegawaian mempunyai tugas pokok melaksanakan pengolaan urusan umum dan kepegawaian, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Melaksanakan kegiatan surat-menyurat, meliputi pengambilan dan pengiriman, pencatatan dan penyerahan surat, penomoran, meneliti kebenaran alamat dan serta  kelengkapan lampiran surat dinas;
  2. Mengatur penyelesaian surat-surat dinas meliputi pendistribusian sesuai disposisi pimpinan,  penataan dan penyimpanan serta penyusunan arsip;
  3. Menyediakan alat tulis-menulis, penggunaan stempel dinas, operator telpon dan faximile, perpustakaan, pramutamu dan caraka serta pengemudi kendaraan dinas operasional;
  4. Menyelenggarakan  administrasi barang inventarisasi dinas meliputi rencana kebutuhan, pengadaan, penomoran inventaris, penyimpanan, penggunaan dan perawatan, serta pengahapusan inventaris;
  5. Menyelenggarakan urusan rumah tangga dinas, meliputi kebersihan, keamanan dan perawatan kantor, pengaturan rapat dinas dan tata usaha pimpinan, pengaturan penggunaan/ penanggungjawab rumah dinas, kendaraan dinas termasuk dokumen dan perpanjangan STNK;
  6. Melaksanakan tugas kehumasan, hukum dan organisasi;
  7.   Melaksanakan administrasi penyusunan formasi pegawai, kenaikan pangkat, perbantuan/perpindahan wilayah;
  8. Menyelenggarakan rekruitmen tenaga kesehatan haji Indonesia dan daerah;
  9. Menyelenggarakan kegiatan penilaian tenaga kesehatan teladan tingkat kota;
  10. Menyelenggarakan pelayanan penyelesaian Karpeg, Karis/Karsu, Askes, Taspen, Cuti, Kenaikan Gaji Berkala dan pemberian penghargaan dan sanksi pegawai;
  11. Menyelenggarakan Sekretariat Penyusunan angka Kredit (PAK) dan tata usaha kepegawaian, meliputi absen, jadwal apel, dan pemeriksaan dalam rangka tindakan administratif lainnya;
  12. Menyiapkan bahan penyusunan, pembinaan dan penataan organisasi dan tatalaksana dalam lingkup Dinas Kesehatan;
  13. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

  1. 3.    BIDANG  PENGENDALIAN PENYAKIT DAN PENYEHATAN  

      LINGKUNGAN

Bidang Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan mempunyai tugas pokok; mengkoordinasikan,  merencanakan, dan melaksanakan  urusan pencegahan dan pengendalian penyakit, surveilans dan kejadian luar biasa, serta penyehatan lingkungan.

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Bidang  Pengendalian Penyakit dan penyehatan Lingkungan mempunyai  fungsi ;

  1. Pengkoordinasian, perencanaan dan pelaksanaan pengendalian Penyakit, Surveilans dan kejadian luar biasa, serta Penyehatan Lingkungan;
  2. Pelaksanaan bimbingan dan koordinasi pengendalian penyakit, surveilans dan kejadian luar biasa serta penyehatan lingkungan;
  3. Pelaksanaan fasilitasi pengendalian penyakit, surveilans dan kejadian luar biasa serta penyehatan lingkungan;
  4. Pelaksanaan evaluasi dan laporan pengendalian penyakit dan penyehatan lingkungan;
  5. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan

 

3.1  SEKSI PENCEGAHAN DAN PENGENDALIAN PENYAKIT

Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit mempunyai tugas pokok melaksanakan pengendalian terhadap teknis operasional upaya pencegahan dan pengendalian penyakit, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kerja seksi pencegahan dan pengendalian penyakit;
  2. Menyelenggarakan program pencegahan penyakit termasuk imunisasi dan pengendalian penyakit bersumber binatang serta penyakit menular langsung;
  3. Melaksanakan bimbingan dan evaluasi program pencegahan penyakit termasuk imunisasi dan pengendalian penyakit bersumber binatang serta penyakit menular langsung;
  4. Melaksanakan  kegiatan perencanaan, pengambilan, dan  pendistribusian, pengawasan pengelolaan cold chain serta vaksin yang terkait dengan program imunisasi;
  5. Menyelenggarakan program  pemberantasan vektor dan binatang perantara penular penyakit lingkungan;
  6. Mengumpulkan dan analisis data, monitoring, dan evaluasi upaya pencegahan dan pengendalian penyakit menular;
  7. Melaksanakan tindak lanjut hasil kegiatan pengamatan penyakit berpotensi Wabah/Kejadian luar biasa;
  8. Melaksanakan  koordinasi lintas program dan lintas sektoral dalam rangka pencegahan dan pengendalian penyakit bersumber binatang serta penyakit menular langsung.
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

3.2   SEKSI KESEHATAN LINGKUNGAN

Seksi Kesehatan Lingkungan mempunyai tugas pokok, melaksanakan pembinaan, pengawasan teknis operasional, pengendalian, penilaian dan pengembangan penyehatan lingkungan, pemukiman, tempat-tempat umum dan industri, tempat pengelolaan makanan minuman serta kawasan sehat, dengan penjabaran tugas sebagai berikut:

  1. Menyusun rencana kerja seksi kesehatan lingkungan;
  2. Menyusun  petunjuk operasional kegiatan penyehatan lingkungan pemukiman, tempat-tempat umum dan industri, tempat pengelolaan makanan dan minuman serta pengembangan kawasan sehat;
  3. Menyelenggarakan pembinaan teknis operasional penyehatan lingkungan di tempat-tempat umum dan industri, tempat pengelolaan makanan dan minuman serta kawasan sehat;
  4. Mengawasi  kualitas lingkungan pemukiman, tempat-tempat umum dan industri, tempat pengelolaan makanan dan minuman serta pengembangan kawasan sehat;
  5. Mengendalikan vektor dan binatang perantara penyakit menular yang berbasis lingkungan;
  6. Mengendalikan  kualitas lingkungan akibat pencemaran lingkungan dan situasi darurat pasca bencana yang menimbulkan dampak kesehatan;
  7. Melaksanakan  evaluasi dan penyusunan laporan hasil pelaksanaan kegiatan penyehatan lingkungan;
  8. Mengkaji  dan mengembangkan  teknologi tepat guna dibidang penyehatan lingkungan;
  9. Melaksanakan upaya penyehatan lingkungan, pengawasan kualitas air dan pengamanan limbah;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan untuk kepentingan dinas.

 

3.3   SEKSI SURVEILANS DAN PENANGGULANGAN KEJADIAN LUAR BIASA

Seksi Surveilans dan Penanggulangan Kejadian Luar Biasa mempunyai tugas pokok  melaksanakan bimbingan dan pengendalian upaya surveilans epidemiologi penyakit, termasuk surveilans epidemilogi penyakit pada situasi matra, penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan kejadian luar biasa, sebagai berikut :

  1. Menyusun  rencana kerja program surveilans epidemiologi dan penanggulangan kejadian luar biasa;
  2. Melaksanakan bimbingan dan pengendalian kegiatan surveilans epidemiologi dan  penanggulangan kejadian luar biasa;
  3. Menyelenggarakan kegiatan surveilans epidemiologi penyakit menular, surveilans epidemiologi penyakit tidak menular, surveilans epidemiologi masalah kesehatan dan surveilans epidemiologi kesehatan matra;
  4. Menyelenggarakan  kegiatan sistem kewaspadaan dini kejadian luar biasa;
  5. Melaksanakan  kegiatan penyelidikan epidemiologi dan penanggulangan kejadian luar biasa;
  6. Melaksanakan  kegiatan koordinasi guna mendukung program surveilans epidemiologi dan penanggulangan kejadian luar biasa;
  7. Melaksanakan kegiatan pengawasan dan evaluasi terhadap program surveilans epidemilogi dan penanggulangan kejadian luar biasa;
  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

  1. 4.       BIDANG  PELAYANAN KESEHATAN

Bidang Pelayanan Kesehatan mempunyai tugas pokok, Mengkoordinasikan, merencanakan, dan melaksanakan urusan pelayanan kesehatan dasar, rujukan dan khusus, urusan farmasi, makanan-minuman dan alat kesehatan, serta lisensi, sertifikasi dan akreditasi sarana pelayanan kesehatan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bidang Pelayanan Kesehatan menyelenggarakan fungsi;

  1. Perencanaan dan pelaksanaan bimbingan dan pengendalian mutu pelayanan medik dasar, rujukan sekunder, lisensi, sertifikasi dan akreditasi serta farmasi.
  2. Perencanaan dan pelaksanaan analisa kebutuhan dan pengadaan alat kesehatan dan alat penunjang medik sarana dan prasarana kesehatan dasar;
  3. Perencanaan dan pelaksanaan bimbingan, koordinasi dan pengendalian pelayanan kesehatan dasar, rujukan,sertifikasi dan akreditasi serta farmasi, makanan-minuman, dan alat kesehatan.;
  4. Perencanaan dan penyusunan pedoman standard pelayanan kesehatan dasar, rujukan dan khusus, lisensi, sertifikasi, dan akreditasi serta farmasi, makanan-minuman, dan alat Kesehatan;
  5. Perencanaan dan pelaksanaan fasilitasi program pelayanan kesehatan dasar, rujukan, sertifikasi dan akreditasi serta farmasi, makanan-minuman, dan alat Kesehatan;
  6. Perencanaan dan pelaksanaan bimbingan dan pengendalian penyelenggaraan serta pengaturan registrasi, perizinan dan akreditasi sarana pelayanan serta tenaga kesehatan Pemerintah dan Swasta;
  7. Pengelolaan pelayanan kesehatan dalam situasi khusus;
  8. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

4.1   SEKSI PELAYANAN KESEHATAN DASAR,  RUJUKAN DAN KHUSUS

Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar, Rujukan, dan Khusus mempunyai tugas pokok membimbing, mengendalikan dan membina mutu penyelenggaraan pelayanan kesehatan dasar, rujukan, dan khusus Penjabaran tugas adalah sebagai berikut ;

  1. Menyusun  rencana kerja Seksi Pelayanan Kesehatan Dasar, Rujukan, dan Khusus;
  2. Menyusun  dan penyiapan pedoman standar pelayanan medis kesehatan dasar, rujukan, dan khusus;
  3. Mengkoordinasikan dan penyiapan pertolongan pertama pada kecelakaan;
  4. Melaksanakan  monitoring dan evaluasi pelayanan kesehatan dasar, rujukan, dan khusus termasuk sarana pelayanan kesehatan swasta;
  5. Melaksanakan  monitoring dan evaluasi sarana pelayanan kesehatan dalam keadaan darurat;
  6. Menyelenggarakan  pelayanan kesehatan dalam situasi khusus (seperti bencana, MTQ, haji, dan situasi khusus lainnya);
  7. Membina, mengawasi, dan mengendalikan pelayanan kesehatan dasar, rujukan, dan khusus dalam rangka memelihara dan meningkatkan mutu serta melindungi masyarakat;
  8. Membina upaya kesehatan penunjang medis, dan upaya kesehatan khusus (laboratorium, indera, jiwa, olah raga);
  9. Melaksanakan koordinasi antar lintas program dan lintas sektor terkait;
  10. Membina dan  mengendalikan upaya pengobatan tradisional dalam rangka menjaga mutu dan keamanan serta perlindungan kepada masyarakat;
  11. Melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan dalam urusan dinas.

 

4.2   SEKSI FARMASI, MAKANAN, MINUMAN DAN ALAT KESEHATAN

Seksi Farmasi, Makanan, Minuman, dan Alat Kesehatan mempunyai tugas; Menyusun pedoman, membina, mengawasi, dan mengendalikan produksi, pengadaan, distribusi dan penggunaan penyediaan farmasi, zat adiktif dan bahan berbahaya, makanan – minuman, alat kesehatan serta pelayanan kefarmasian dengan penjabaran sebagai berikut:

  1. Menyusun  rencana strategis dan rencana kerja Seksi Farmasi, Makanan, Minuman,dan Alat Kesehatan;
  2. Melaksanakan  perencanaan, pengadaan, distribusi, pembinaan dan pengendalian obat, bahan obat,reagensia, vaksin serta alat dan perbekalan  kesehatan;
  3. Melaksanakan  bimbingan teknis dan pengendalian serta evaluasi penggunaan obat yang rasional, obat publik dan perbekalan kesehatan ;
  4. Melaksanakan bimbingan teknis dan pengendalian serta evaluasi pengadaan dan pengelolaan obat dan perbekalan kesehatan bagi pelayanan kesehatan dasar;
  5. Melaksanakan  bimbingan teknis dan pengendalian serta evaluasi pelayanan farmasi komunitas dan klinik, kerjasama profesi;
  6. Melaksanakan bimbingan teknis dan pengendalian serta evaluasi penggunaan obat asli Indonesia, produksi simplisia obat asli Indonesia, usaha kecil dan menengah obat asli Indonesia serta pengembangannya;
  7. Menyiapkan rumusan kebijakan pengadaan, distribusi pengendalian dan standarisasi penggunaan obat tradisional dan bahan obat tradisional;
  8. Menyiapkan rumusan kebijakan pengadaan, distribusi dan pengawasan pengendalian penggunaan makanan dan minuman (produk kemasan), zat adiktif, narkoba, kosmetika dan bahan berbahaya;
  9. Menyelenggarakan  kegiatan pencegahan dan penanggulangan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif secara lintas program dan lintas sektor.
  10. Melaksanakan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan seksi farmakmin dan alat kesehatan;
  11. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

4.3    SEKSI LISENSI, SERTIFIKASI DAN AKREDITASI SARANA PELAYANAN        KESEHATAN

Seksi Lisensi, Sertifikasi dan Akreditasi Sarana Pelayanan Kesehatan mempunyai tugas pokok, membimbing, mengendalikan dan menyusun pedoman lisensi, sertifikasi, dan akreditasi sarana kesehatan dan lisensi tenaga kesehatan dengan penjabaran sebagai berikut :

  1. Menyusun  rencana kerja, dan melaksanakan kegiatan lisensi, sertifikasi dan akreditasi sarana kesehatan dan lisensi tenaga kesehatan;
  2. Menyusun  prosedur dan memproses registrasi ijin kerja, praktek tenaga kesehatan pada sarana pelayanan kesehatan dasar, rujukan, khusus dan penunjang;
  3. Melaksanakan pembinaan teknis lisensi, sertifikasi dan akreditasi sarana kesehatan dan lisensi  tenaga kesehatan;
  4. Melaksanakan proses lisensi, sertifikasi dan akreditasi sarana kesehatan dan lisensi tenaga kesehatan;
  5. Melaksanakan proses lisensi, sertifikasi dan akreditasi teknologi kesehatan dasar, rujukan, dan khusus;
  6. Melaksanakan evaluasi dan penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan lisensi, sertifikasi dan akreditasi sarana kesehatan dan lisensi tenaga kesehatan;
  7. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasa.

 

  1. 5.       BIDANG SUMBER DAYA MANUSIA DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Bidang Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat mempunyai tugas ; Mengkoordinasikan, merencanakan, dan melaksanakan urusan pemberdayaan dan pengembangan sumber daya manusia, promosi Kesehatan dan pemberdayaan masyarakat, serta pembiayaan dan jaminan kesehatan.

Untuk melaksanakan tugas tersebut, Bidang Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan Masyarakat  menyelenggarakan fungsi ;

  1. Penyusunan rencana program Bidang Sumber Daya Manusia, Promosi Kesehatan, Pemberdayaan Masyarakat, serta Pembiayaan dan JPKM ;
  2. Penyusunan rencana penentuan alokasi pemanfaatan, serta merekomendasikan penempatan dan pemindahan sumber daya manusia kesehatan potensial dan strategis;
  3. Penyelenggaraan pendidikan tenaga kesehatan dan pelatihan sumber daya manusia kesehatan;
  4. Penyelenggaraan registrasi, akreditasi dan uji dalam rangka sertifikasi tenaga kesehatan serta pembinaan profesi;
  5. Penyelenggaraan fasilitasi pendayagunaan sumber daya manusia kesehatan
  6. Pelaksanaan bimbingan dan pengendalian promosi kesehatan dan pemberdayaan masyarakat;
  7. Pengembangan sarana dan media di bidang kesehatan;
  8. Pembinaan masyarakat di bidang kesehatan melalui alih teknologi yang tepat dibidang kesehatan;
  9. Pembinaan, pengendalian, dan penyusunan petunjuk teknis penyelenggaraan pembiayaan dan jaminan kesehatan;
  10. Pembinaan, penggerakkan, pengembangan, pengawasan, dan penilaian program kesehatan, pola/perilaku hidup bersih dan sehat;
  11. Pelaksanaan evaluasi dan penyusunan laporan program Bidang Sumber Daya Manusia dan Pemberdayaan masyarakat ;
  12. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

5.1   SEKSI PEMBERDAYAAN DAN PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA KESEHATAN

Seksi Pemberdayaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia Kesehatan mempunyai tugas; Menyiapkan bahan pembinaan teknis dan analisis pendayagunaan SDM kesehatan, akreditasi dan sertifikasi tenaga kesehatan dan akreditasi penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan kesehatan dengan penjabaran tugas sebagai berikut;

  1. Merencanakan kebutuhan  dan pengembangan SDM kesehatan;
  2. Menentukan jenis dan jumlah SDM kesehatan sesuai kebutuhan program serta perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi;
  3. Menyelenggarakan peningkatan sistem informasi tenaga kesehatan (SITK) dan sistem informasi pendidikan tenaga kesehatan;
  4. Menentukan alokasi pemanfaatan, penempatan dan pemindahan SDM kesehatan secara efektif dan efisien;
  5. Menyelenggarakan  pemantapan sistem pengembangan karier SDM kesehatan bersama sektor/program lain/profesi ;
  6. Melaksanakan  registrasi, akreditasi dan uji sertifikasi pelatihan dan tenaga kesehatan tertentu;
  7. Menyelenggarakan pembinaan dan pemantauan SDM kesehatan;
  8. Melaksanakan evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan seksi pemberdayaan dan pengemnbangan SDM  kesehatan;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan untuk kepentingan dinas.

 

5.2  SEKSI PROMOSI KESEHATAN DAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT

Seksi Promosi Kesehatan dan Pemberdayaan Masyarakat mempunyai tugas pokok, melaksanakan pembinaan, pengendalian dan penggerakan pembangunan kesehatan melalui pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan dengan kemitraan lintas program dan  lintas sektor, dengan penjabaran tugas sebagai berikut;

  1. Menyusun  rencana kerja Seksi Pemberdayan masyarakat dan Promosi Kesehatan;
  2. Menyelenggarakan pembinaan, penggerakan, pengembangan, pengawasan, pengendalian dan penilaian program promosi kesehatan (perilaku hidup bersih dan sehat) dan program Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat ( seperti Poskeskel, Posyandu, Toga, UKK, Poskestren, UKS, SBH, GSI, KPKIA, dan UKBM lainnya);
  3. Menyelenggarakan  upaya peningkatan pengetahuan, kesadaran, kemauan, kemandirian, masyarakat dengan promosi kesehatan dan komunikasi informasi dan edukasi;
  4. Melaksanakan  upaya peningkatan kesehatan masyarakat dengan memotivasi mendorong dan membangkitkan kesadaran akan potensi yang dimiliki oleh masyarakat( Penyuluhan Kesehatan Masyarakat);
  5. Melaksanakan upaya penggerakan pembangunan berwawasan kesehatan, pengembangan sarana dan promosi kesehatan melalui  media serta kemitraan lintas program dan lintas sektor (pemerintah, swasta, LSM, dan masyarakat) dalam upaya peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat dan pemberdayaan masyarakat bidang kesehatan ;
  6. Melaksanakan  kegiatan pengembangan metode, teknik, dan media promosi Kesehatan;
  7. Menyelenggarakan kegiatan advokasi, bina suasana, dan gerakan masyarakat bidang kesehatan;
  8. Melaksanakan evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan seksi pemberdayaan masyarakat dan promosi kesehatan;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

5.3    SEKSI PEMBIAYAAN DAN JAMINAN KESEHATAN

Seksi Pembiayaan dan Jaminan Kesehatan mempunyai tugas; Melaksanakan pembinaan, pengendalian dan penggerakan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat (JPKM) dan asuransi kesehatan lainnya, dan menyusun sistem pembiayaan kesehatan, dengan penjabaran tugas sebagai berikut.

  1. Merencanakan operasional penyelenggaraan pembiayaan dan jaminan kesehatan;
  2. Menyelenggarakan koordinasi, standarisasi dan akreditasi peningkatan peran serta swasta dalam program penyelenggaraan pembiayaan dan jaminan kesehatan;
  3. Menyelenggarakan koordinasi, standarisasi dan akreditasi pengembangan program, pengembangan kemitraan dalam program kepersertaan  pembiayaan dan jaminan kesehatan;
  4. Menyelenggarakan koordinasi, standarisasi dan akreditasi pemeliharaan kesehatan dalam rangka pembiayaan dan jaminan kesehatan;
  5. Menetapkan sistem pembiayaan kesehatan bersama sektor/program lain dalam rangka program pembiayaan dan jaminan kesehatan;
  6. Menyelenggarakan  pembinaan, pengendalian dan penilaian program pembiayaan dan jaminan kesehatan;
  7. Mengkoordinasikan penyusunan pola tarif, dan perhitungan pola tarif pelayanan kesehatan dasar, rujukan, dan khusus dalam rangka pengendalian pembiayaan kesehatan;
  8. Melaksanakan  evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan seksi pembiayan dan jaminan kesehatan;
  9. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.

 

  1. 6.       BIDANG  KESEHATAN KELUARGA DAN GIZI

Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi mempunyai tugas pokok mengkoordinasikan,merencanakan dan melaksanakan  urusan  pelayanan kesehatan ibu, anak, remaja, usia lanjut, dan pelayanan gizi :

Untuk melaksanakan tugas pokok tersebut, Bidang keehatan keluarga dan Gizi menyelenggarakan fungsi :

  1. Penyusunan rencana program Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi;
  2. Penyusunan  rencana upaya pelayanan kesehatan keluarga meliputi bayi, anak balita, anak pra-sekolah, remaja, wanita usia subur (WUS), pasangan usia subur (PUS), ibu hamil, ibu nifas, ibu menyusui, usia lanjut, kesehatan reproduksi dan keluarga berencana (KB) serta pelayanan gizi;
  3. Penyelenggaraan pembinaan dan pengendalian upaya peningkatan pelayanan kesehatan keluarga dan pelayanan gizi;
  4. Penyelenggaraan pembinaan, pengendalian dan koordinasi dalam rangka sistem kewaspadaan pangan dan gizi;
  5. Pelaksanaan pedoman/petunjuk teknis tentang program kesehatan keluarga dan gizi;
  6. Pembinaan, pengawasan, dan pengendalian terhadap program kesehatan keluarga dan gizi;
  7. Pelaksanaan fasilitasi pelayanan kesehatan keluarga dan pelayanan gizi;
  8. Pelaksanaan evaluasi dan menyusun laporan program Bidang Kesehatan Keluarga dan Gizi;
  9. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan untuk kepentingan dinas.

 

6.1   SEKSI  KESEHATAN  IBU DAN ANAK

Seksi Kesehatan Ibu dan Anak mempunyai tugas; merencanakan, menggerakkan, melaksanakan, mengawasi, mengendalikan dan menilai upaya pelayanan kesehatan ibu dan anak, rumusan pedoman, pembinaan, koordinasi dan pengawasan penerapan standar pelayanan kesehatan ibu dan anak dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kerja Seksi Kesehatan Ibu dan Anak;
  2. Melaksanakan pedoman penerapan standar pelayanan kesehatan ibu dan anak;
  3. Menyelenggarakan  upaya kesehatan neonatus, bayi, anak balita dan anak prasekolah, wanita usia subur, pasangan usia subur, ibu hamil, ibu bersalin, ibu nifas dan ibu menyusui;
  4. Melaksanakan  monitoring dan evaluasi penerapan standar pelayanan kesehatan ibu dan anak;
  5. Menyelenggarakan pembinaan dan pengendalian mutu pelayanan kesehatan ibu dan anak;
  6. Menyelenggarakan pembinaan dan pengendalian terhadap penelitian dan pengembangan kesehatan ibu dan anak;
  7. Menyelenggarakan upaya kesehatan reproduksi dan keluarga berencana;
  8. Melaksanakan fasilitasi upaya pelayanan kesehatan ibu dan anak;
  9. Melaksanakan  evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan seksi kesehatan ibu dan anak;
  10. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan untuk kepentingan dinas.

 

 

 

6.2   SEKSI KESEHATAN REMAJA DAN USIA LANJUT

Seksi Kesehatan Remaja dan Usia Lanjut mempunyai tugas; merencanakan, melaksanakan pembinaan dan koordinasi, mengendalikan, mengawasi dan menilai upaya kesehatan remaja dan usila melalui kemitraan lintas sektor dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kerja Seksi Kesehatan Remaja dan Usia Lanjut;
  2. Menyelenggarakan upaya kesehatan usia remaja yang meliputi anak SD/MI, SLTP/MTs, SLTA/MA, dan luar sekolah;
  3. Menyelenggarakan peningkatan kualitas pelayanan upaya kesehatan remaja  dan usia lanjut;
  4. Menyelenggarakan pembinaan dan pengendalian mutu pelayanan kesehatan remaja dan usia lanjut;
  5. Menyelenggarakan, membina, dan mengendalikan penelitian dan pengembangan kesehatan remaja dan usia lanjut;
  6. Melaksanakan fasilitasi upaya pelayanan kesehatan remaja dan usia lanjut
  7. Melaksanakan  evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan Seksi Kesehatan Remaja dan Usia Lanjut;
  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan untuk kepentingan dinas.

 

6.3    SEKSI   GIZI

Seksi Gizi mempunyai tugas : Merencanakan, melaksanakan, menggerakkan, mengkoordinasikan, mengawasi, mengendalikan dan menilai upaya peningkatan dan pelayanan gizi keluarga, masyarakat dan intitusi serta standar pelayanan gizi, dengan penjabaran tugas sebagai berikut :

  1. Menyusun rencana kerja Seksi Gizi;
  2. Menyelenggarakan bimbingan dan evaluasi pelaksanaan kegiatan program perbaikan gizi keluarga dan perbaikan gizi institusi; 
  3. Menyelenggarakan upaya peningkatan dan pelayanan gizi keluarga dan masyarakat;
  4. Menyelenggarakan upaya pencegahan dan penanggulangan masalah gizi keluarga dan masyarakat;
  5. Menyelenggarakan koordinasi dalam rangka sistem kewaspadaan pangan dan gizi;
  6. Menyelenggarakan fasilitasi pelayanan gizi;
  7. Melaksanakan evaluasi dan penyusunan laporan kegiatan Seksi Gizi;
  8. Melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan.